Tiga Institusi Berhak Lakukan Penyadapan Ponsel

Jakarta – Berdasarkan Undang-undang Telekomunikasi No. 36 tahun 1999 disebutkan bahwa setiap penyelenggara jasa telekomunikasi wajib merahasiakan data pelanggan mereka. Meski demikian, ada pihak-pihak yang juga bisa meminta informasi lalu lintas komunikasi ini. Siapa saja mereka?

Myra Junor, GM Corporate Communications PT Excelocomindo Pratama (XL) menjelaskan, berdasarkan pandangan dari sisi legal, operator dapat merekam informasi yang dikirim dan diterima serta hanya dapat memberikan informasi yang diperlukan atas permintaan Polri, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Baca lebih lanjut

Iklan