Bersahabat itu pemberian

Jangan menunggu sampai kita punya apa-apa baru kita sesuatu dan menjadi sahabat bagi orang lain. Jangan menanti sampai kita jadi apa-apa baru kita berusaha menarik perhatian orang lain. Sebab orang lebih menyukai pemberian yang minim dengan cinta kasih yang besar, daripada pemberian besar yang diberikan tanpa kasih. Lebih baik kita memberi kesukaan bagi orang lain karena kita menyadari bahwa kita mengalami kesukaan dalam diri kita karena pengorbanan kita buat orang. Jangan sekali-kali memberi kalau tidak kita merasa punya cukup kasih yang menyertai pemberian kita, karena percayalah bahwa hal itu membuat kita makin merasa miskin dan menyesal. Jadilah pemberi yang merasakan kenikmatan dan kesukaan dalam memberi. Baca lebih lanjut

Iklan