DUTA BUSINESS SCHOOL (DBS)

Duta Business School atau DBS memberikan solusi. Persoalan ekonomi yang semakin sulit, lapangan kerja semakin sempit, PHK terjadi di mana-mana, angka pengangguran semakin tinggi. Menciptakan lapangan kerja baru adalah salah satu solusinya. Saya punya informasi buat Anda yang ingin membutuhkan lapangan kerja baru dengan penghasilan luar biasa, investasi hanya sekali seumur hidup dan bisa diwariskan serta mendapatkan berbagai asuransi dan diskon.

PT. DUTA FUTURE INTERNATIONAL

Adalah perusahaan E-Commerce yang bergerak di bidang pendidikan Enterpreneur dan Agen Pulsa Elektronik dengan sistem yang menguntungkan. Didirikan pada tanggal 10 November 2007 dengan pelopor: Bp. Febrian Agung Budi P.

SIUP: 510/2-0077-DISKUKM&PERINDAG/2008
TDP: 101115113715
NPWP: 02.789.009.4-429.000
SK MENTERI HUKUM & HAM: AHU-09853 AH.01.0101 TH 2008

MENGAPA HARUS DUTA FUTURE INTERNATIONAL?

  1. Perusahaan dengan omset milyaran dibangun tanpa hutang oleh asli putra bangsa Indonesia.
  2. Bukan bisnis piramid
  3. Memiliki Sekolah Bisnis (DBS) yang sudah berhasil mencetak banyak pengusaha sukses dari latar belakang apapun.
  4. Telah bekerja sama dengan semua operator GSM/CDMA
  5. Keagenaan Pulsanya dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia bahkan dapat melayanani transaksi luar negeri.
  6. Server pulsa dengan transaksi terbesar se-Indonesia (doc. TVRI September 2008).
  7. Produknya sangat diperlukan
  8. Modal usaha kecil/untuk segala lapisan
  9. Bisnis tanpa resiko
  10. Dukungan internet (e-commerce)
  11. Telah mempunyai akses ke berbagai bank di Indonesia yang mendukung e-banking.
  12. Telah bekerja sama dengan ribuan merchant di seluruh Indonesia
  13. Member secara langsung dilindungi dengan Asuransi.
  14. Sistem kerja sangat mudah
  15. Tidak ada target bulanan
  16. Subsidi mingguan.

FASILITAS MEMBER: Baca lebih lanjut

Iklan

Konflik Tarakan

Atasi Konflik Tarakan Cepat-Terpadu

PolitikindonesiaPresiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan para  pejabat negara, kepala daerah, termasuk petugas keamanan untuk tidak menganggap enteng bentrokan di Kabupaten Tarakan, Kalimantan Timur. Presiden meminta aparat bisa mencegak kasus ini agar tidak meluas dan besar. Untuk itu diperlukan langkah cepat dan terpadu. 

Sebelumnya diberitakan, bentrokan di Kabupaten Tarakan, Kalimantan Timur menyebabkan lima orang tewas dan delapan lainnya luka-luka.

“Saya ingatkan lagi kepada tiga pejabat (Kapolri, Panglima, Gubernur Kalimantan Timur) yang tadi pagi saya berikan instruksi, dulu kenapa peristiwa Sampit, Kalimantan Tengah, jadi meluas dan besar,” kata SBY usai menerima Gubernur Aceh di Kantor Presiden, Rabu, (29/09).

Menurut  Presiden, berkaca pada kasus-kasus sebelumnya, sebuah peristiwa konflik menjadi meluas dan besar terjadi disebabkan, begitu kerusuhan meletus, misalnya di Sampit,  tidak segera dilakukan langkah-langkah yang cepat dan terpadu. Akibatnya, peristiwa berdarah yang terjadi sekitar 10 tahun lalu itu memakan korban jiwa yang tidak sedikit.

Untuk itu, kata Presiden, penanganannya tidak boleh hanya dipasrahkan kepada TNI dan Polri. “Saya harapkan masyarakat, bupati, tokoh adat, gubernur, turun ke lapangan,” tegas SBY. Baca lebih lanjut