Goncangan dalam hidup saya

Apapun itu, saya harus siap menerima kenyataan hidup. Hidup yang penuh dengan liku-liku, hidup yang penuh dengan tipu muslihat dan hidup yang penuh dengan tantangan. Saya harus merasakan apa yang tidak saya harapkan, merasakah apa yang tidak pernah saya undang untuk datang kedalam diri saya sendiri. Saya yang diangkat naik begitu tinggi diatas dan ada saatnya saya terlempar turun hingga jauh, sangat jauh turun kebawah.

Hari-hari dimana saya nikmati saya bersyukur dan hari-hari dimana saya juga merasa sedih, saya juga patut bersykur karena jika saya hanya merasa baik, seberapa kuat saya bisa menghadapi tantangan yang ada dan yang akan datang lagi?

Saya merasa bahagia ketika diperhatikan, dan saya juga harusnya mengerti kapan dan apa yang harus aku lakukan buat seseorang. Waktu itu saya bener-bener merasa baik dan seneng sekali, ramah, murah senyum terhadap orang tetapi malah sesuatu terjadi dalam diriku setelah sekilas membuka ‘obrolan’ dengan dia. Siapa dia? Dialah yang terkadang mengangkat hidupku jauh tinggi dan dia juga yang membuat aku jatuh kedalam dan sangat dalam. Tapi satu hal adalah, bukan masalah dia yang membuat aku jatuh turun kebawa tapi hidup dan pemikiran saya lah yang harus saya kendalikan agar saya tidak begitu jauh kebawah tetapi saya harus tetap berpikir segar dan tentunya punya hati yang kuat buat semua itu.

Saya tidak tahu kenapa waktu itu saya harus membuka percakapan ‘kecil’ yang membuat aku malah merasa tidak nyaman, kuatir, dan bertanya-tanya “apakah dia telah mendengar dari seseorang tentang hubungan lewat chat?” Mungkin bila saya tidak membuka percakapan, saya kan tetap merasa baik hingga dia pulang kembali ke rumah. Wajah saya berubah 180 derajat. Tapi itulah, tidak ada yang harus disesali karena jika hal seperti ini membuat saya down, maka dimanakah kekuatanku? Sebaliknya sekarang ini saya sedikit merasa lega karena saya sudah menuliskan lewat kata-kata. Kebahagiaan dan keceriaan waktu itu sudah menjadi miliknya untuk pergi retret bersama dan saya patut bersyukur atas semua itu.

Saya hanya belajar untuk percaya sama dia sekalipun dia jauh disana dan itulah yang saya pelajari hingga saat ini karena tanpa kepercayaan buat dia maka tidak ada yang bisa bertahan hingga ketujuannya nanti. Saya berharap juga agar dia bisa percaya sama saya, saya tidak bisa berbuat banyak selain berserah ama Tuhan karena saya yakin hanya DIA yang bisa melihat semua perbuatan anak-anakNya hingga kedalam hati anak-anakNya yang paling dalam DIA bisa melihat.

Terima kasih buat Bapa disorga atas semua apa yang boleh saya alami, saya diangkat, turun, terlempar kesana kemari, semua itu saya syukuri karena ini sesuatu pelajaran yang sangat berharga dalam hidup saya. Sekali lagi, saya hanya bisa berharap banyak kepadaMu Tuhan untuk lahan garapan itu tetap dipercaya untuk kami kelola dengan baik. Semoga dia tetap merasakan keceriaan itu dan semoga setelah kembali dari sana, kita boleh saling berbagi cerita dan kenangan yang dia dapat disana bisa menjadi inspirasi dalam hidup saya. Maafkan saya atas semua kelalaian dan kekurangan saya dalam menjaga hati, kepercayaan, suasana.

Saya tidak mau terlalu sering bersedih karena saya tau the best is yet to come that has been given by JC to my life. I will always praise His only name, above all names, He is worthy to praise and worship. I desire to seek His ways, His will and His face in my life.

Thank you Lord for You are the only one whom I praise and worship. You reign forever and ever. I trust you Lord to bless the land, land of commitment, land of honesty, land of understanding, land of openness and land of trusting each other. JC bless us./Wr, Immer

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: