Ibarat minyak dicampur air

Belajar Essay Writing ibarat mencampur minyak dengan air. Kadangkala ide dalam suatu karangan tersebut kelihatannya sudah berkaitan dengan ide yang lain. Disaat menulis ide yang pertama dengan ide yang lainnya, seringkali terputus di tengah jalan seakan-akan ide yang berikutnya mau ambil jalan sendiri. Hal ini karena ide yang pertama ingin melanjutkan kekoherensian dengan yang lainnya tetapi ide tersebut tidak selesai seperti air ingin menyatu dengan minyak tapi inipun tidak bisa terjadi karena air merupakan molekul yang memiliki gugus polar dan gugus polar hanya bisa menyatu dengan sejenisnya yaitu gugus polar juga.

Sebaliknya, gugus non polar hanya bisa menyatu dengan gugus non polar. Minyak yang mempunyai gugus non polar tidak bisa menyatu dengan gugus polar yaitu air. Ide yang pertama atau di ibaratkan dengan air, hanya menyatu dengan sejenisnya yaitu ide yang sama dengan pertama dan ide yang lainnya hanya juga bisa menyatu dengan idenya sendiri ibarat minyak yang hanya bisa menyatu dengan sejenisnya. Inilah salah satu kendala dan kesulitan dalam menyatukan ide untuk melihat kekoherensian didalam suatu karangan seperti minyak dan air yang tidak bisa menyatu./Immer

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: