Go deeper

Elia adalah nabi yang begitu diurapi Allah. Dia kalahkan ratusan nabi Baal dan Asyera, dia datangkan hujan yang sudah 3,5 tahun berhenti, bahkan dalam Perjanjian Baru dia muncul bersama Yesus dan Musa. Namun hal tersebut tidak menjamin dia bebas dari rasa takut karena intimidasi.

Saat Izebel mengintimidasi, dia begitu takut, sehingga dia melarikan diri ke padang gurun, sebuah tempat kering dan banyak ular beludaknya. Anehnya, dia tidak lari ke padang rumput atau ke kota perlindungan , tempat dia bisa mendapatkan perlindungan dari Tuhan. Hati-hati! Elia lari ke padang gurun dan akhirnya jatuh; dia merasa lebih baik mati.
Apapun yang kita hadapi; intimidasi, ketakutan, kekuatiran, tetap kerjakan 2 perkara utama yaitu:

  1. Makan roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia (Yoh 3:33-35). Roti berbicara mengenai Firman Allah. Baca dan renungkan Firman Tuhan dengan teratur agar lahir rhema dalam kehidupan kita.
  2. Minum air dari sorga (Yeh 47:1-5). Air berbicara mengenai Roh Kudus, urapan, sesuatu yang keluar dari Tuhan, dan penyertaan Tuhan. Seperti wanita Samaria yang dalam kehidupannya perlu dipuaskan, ketika dia bertemu Yesus kehidupannya langsung berubah.

Kita terus melakukan 2 perkara ini karena (1) kita butuh kekuatan! (2) karena perjalanan kita masih jauh! (3) Tuhan mau kita sampai garis akhir. (4) Masih banyak hal yang harus kita lakukan, seperti menjangkau bangsa-bangsa, merebut kekayaan bangsa-bangsa, menggenapi visi Allah, dan menaklukkan milik pusaka kita masing-masing./Budi Abdipatra/Warta Jemaat GKKD Djogja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: