Tetap tabah dan sabar!

Cinta atau mencintai seseorang tidak selamanya memiliki. Cinta yang membuat kita senang, bahagia, ceria, bersuka, dibangun lari kesana dan kesini, hahha…. tapi cinta juga membuat kita kecewa, marah, emosi, jengkel, dongkol, sakit hati, terpuruk, terluka, ough….banyak deh.

Bilama cinta pergi atau menghilang lenyap, hati-hatilah dengan kekecewaan yang kadangkala tiba-tiba menerobos hidup kita tanpa mengenal batas. Kita bisa jadi rusak, sepele, dan bisa kacau semua apa yang sedang kita lakukan sekarang ini.

Bilamana cinta itu sudah tiada, cinta buat seseorang telah pergi, bersiaplah untuk menghadapinya karena bagaimanapun, kita juga yang mengawali cinta itu sendiri dan jika cinta itu berakhir, hadapi dengan tabah, ambil nilainya dan tetaplah tegar karena jika tidak, kita bisa kehilangan sesuatu yang berharga yang sedang kita bangun dalam hidup kita.

Tetaplah kuat dalam menghadapi situasi yang krisis yang disebabkan oleh cinta itu sendiri dan yang menyebabkan kita terluka. Be strong

Inspired from RIzky

Iklan

Never say “Enough”

Itulah selalu permintaan DUNIA
Tidak akan pernah berkata “Cukup”
Dia ingin terus dilayani dengan segala macam permintaan
Oleh kilauan Dunia ini,
Begitu banyak orang terjerat di dalamnya
Kadang dunia ini telah memperdayakan umat Manusia
Tanpa disadari oleh Mahkluk yang menghuninya
Setiap saat, Dunia ingin selalu dilayani
Setiap waktu, Dunia ingin selalu diperhatikan
Siapakah yang mengerti akan kehendaknya…??
Sampai kapan engkau membawa penghunimu selalu
mengikuti keinginan kamu…??
Dunia tidak akan pernah berkata “Cukup”
(Tapi…Bukankah semuanya itu tergantung pada penghuninya…??)

Tembok Penghalang gubrak

Aku terinspirasi sama kesaksian Randy PAusch. Seorang Imaginer buat Walt Disney yang kena kanker pankreas, metastasenya menumpuk di lehernya sebanyak 10 sampai 15 gt ak lupa. VCD + Buku yang ditulisnya membahas pengajaran-pengajaran yang berarti. Salah satunya tentag tembok penghalang. Tembok itu kadangkala berupa sekumpulan daging. (kalo dari pengembanganku sendiri, tembok itu bisa berupa iri hati, tidak percaya pada kemampuan diri, skeptis, dan sikap-sikap hati yang buat kita ga berbuah). Tembok itu ada untuk menguji seberapa gigih keinginan kita untuk melewati tembok itu, dan melihat how amazing dunia di balik tembok itu. cool! Dia menyampaikan sesuatu yang rohaniah tanpa terkesan memakai jubah rohaniah. Jadi terkesan mendalam karena dia mengambil pendekatan yg personal.

Dalam buku itu juga, dia bilang ‘kita tidak bisa memilih kartu sepertt apa yang mau kita mainkan, tapi kita bisa memainkannya dengan strategi kita.

Inspired by Netta