I have a Dream

Stephen R. Covey menyebutkan salah satu kebiasaan yang efektif adalah memulai dengan akhir didalam pikiran. Artinya memulai dengan pengertian yang jelas mengenai tempat tujuan saudara. Ini berarti mengetahui kemana saudara akan pergi sehingga arah hidup saudara tidak tersesat. Dari pengertia Stephen R. Covey itulah dapat disimpulkan bahwa kehidupan diciptakan dua kali. Satu dialam pikiran atau mental dan yang kedua adalah dialam nyata. Bahkan alkitab sendiri mengatakan bahwa yang rohani selalu mendahului yang jasmani. Jadi sebenarnya segala sesuatu diciptakan dua kali. Untuk lebih jelasnya lihatlah bagaimana seorang arsitek membangun sebuah gedung yang besar. Ia selalu membuat rancangan terlebih dahulu (blueprint) setelah itu baru membuat maket dan merencanakan pembangunan sesungguhnya. Tanpa blueprint ia tidak akan pernah bisa membuat suatu bangunan.

Adalah sebuah kebodohan apabila seorang arsitek tidak memiliki blue print sebuah bangunan tetapi membeli semua bahan-bahan bangunan dan mengumpulkan tukang untuk membuat sebuah rumah. Hal yang sama dengan saudara jikalau merindukan hidupmu maksimal. Punyailah gambaran mental mau jadi apa saudara dikemudian hari (tanyalah kepada Tuhan) dan setelah itu berjuanglah untuk menggenapinya. Ingatlah selalu menuliskan dan menggali tujuan hidup adalah seperti seorang arsitek membuat blueprint bagi sebuah bangunan.
Budi Abdipatra
Iklan

The Power of Purpose

Allah selalu punya tujuan untuk hidup kita! Kita harus menangkap isi hati dan rencanaNya. Tangkap 7 kebenaran ini; niscaya hidupmu pasti berubah.

  1. Segala sesuatu di hidup ada tujuannya.
    Tuhan selalu punya rencana! Dia tidak pernah ciptakan kita asal-asalan dan tanpa tujuan. Kalau kita ada di muka bumi; itu berarti Dia punya maksud dan tujuan menciptakan kita (Roma 8:28; Pengkotbah 3:11). Hidup adalah bicara untuk jadi impact bukan sekedar berhasil dan menjalani hidup.
  2. Tujuanku ada di dalam pikiran Tuhan.
    Di dalam hati Tuhan ada tujuan dan rencana bagi hidup kita! So, pikiranNya bagi kita begitu detil, tepat dan pasti.
  3. Tujuanku terus menerus memanggilku.
    Tak pernah setiap kita diijinkan untuk keluar dari tujuan Allah karena Dia akan mengejar diri kita sampai kita mengatakan “ya” atas rencanaNya
  4. Sewaktu tujuan tidak diketahui maka perusakan atau penyalah gunaan akan muncul.
    Sewaktu kita tidak hidup dalam tujuan Allah maka abuse akan terjadi! Bahkan kekacauan dan perusakan akan terjadi.
  5. Kemampuan dan alamiahku akan memperkirakan tujuanku.
    Tuhan telah tempatkan kemampuan alami dalam diri kita untuk mendukung setiap tujuan yang Dia taruh! Kalau kita rindu menjadi penggenap tujuan Allah; temukan semua potensi yang terpendam dalam diri kita.
  6. Hasratku akan menunjukkan tujuanku.
    Temukan apa yang kita rela untuk melakukan sesuatu habis-habisan tanpa dibayar! Disitulah biasanya panggilan Tuhan dalam hidup kita.
  7. Tujuan urapan adalah memberikan sukses maksimum.
    Urapan Tuhanlah yang jadikan kita terus menaik sampai sukses maksimal terjadi dalam hidup kita.

[Warta GKKD Jogja, diadaptasi dari kotbah Bp. Joshua Dodo W, FIRE Community]