Tuhanlah kekuatan kita

Anak-Ku, Paulus adalah seorang kristen yang hidupnya begitu sulit tatkala menyebarkan kabar baik tentang Yesus. Ia dirajam batu beberapa kali & hampir mati. Paulus menghabiskan waktu bertahun-tahun di penjara & akhirnya Pemerintah Romawi memenggal kepalanya. Kadang-kadang pada waktu kamu menjadi seorang Kristen, keadaan hidupmu tampak lebih buruk. Lalu mengapa menjadi seorang kristen? Karena jika Aku hidup di dalam dirimu & kamu hidup di dalam Aku, kamu akan lebih mampu dari sekedar mengatasi keadaan hidupmu. Ketika Paulus berada di penjara, ia menyanyikan lagu-lagu. Setelah dirajam batu, ia kembali mengasihi orang-orang yang telah merajamnya. Aku mempunyai kuasa untuk mengubah keadaanmu; malah lebih baik dari pada itu, Aku memberimu kuasa untuk mengatasi keadaan apapun.

Itu benar-benar suatu kabar baik! Kekuatanmu, Tuhan
2 Korintus 4:8-9
[Soure: Mail]

Iklan

Tuhanlah yang memenuhi kebutuhanmu

Anak-Ku, Semua yang kamu miliki merupakan pemberian dari-Ku, Jangan menyimpannya untuk dirimu sendiri. Bagikanlah yang telah Kuanugerahkan kepadamu dengan orang lain yang membutuhkan. Mereka sangat lapar terhadap makanan maupun kata-kata yang membangun. Mereka sangat kedinginan, dingin sementara mereka tidur di dalam mobil-mobil yang diparkir. Jika tidur dibawah jembatan-jembatan, dingin karena sikap apatis yang mereka lihat pada pandangan mata orang-orang. Kamu adalah tangan-Ku & hati-Ku di dunia yang betul-betul membutuhkan kehangatan & cinta kasih. Namun kamu tak perlu bergantung pada kekuatanmu sendiri saja untuk mengubah kehidupan mereka. Sebagaimana Aku telah memberi kepadamu, Aku juga mau memberikan kepada orang lain melalui dirimu.

Pasanglah mata & telingamu bersama-sama dengan hatimu yang terbuka. Kita mempunyai pekerjaan yang harus dilakukan bersama-sama! Yang Memenuhi Kebutuhanmu, Tuhan
Lukas 3:10-11
[Source: Mail]

Penuhilah pikiranmu dengan kesukaan-Nya

Anak-Ku, Seorang juru masak akan memberitahumu bahwa keberhasilan suatu masakan tergantung pada bahan-bahan yang segar. Cobalah membuat masakan lezat yang terbuat dari daging yang sudah berbau & sayuran yang busuk, & apapun bumbu yang kamu campurkan, berapa lama kamu memasaknya, kamu akan mendapatkan hasil masakan berupa smpah yang benar-benar menjijikkan rasanya. Sebaliknya, jika kamu memulai dengan sayuran yang baik & segar serta daging yang segar & berkualitas tinggi, & campurkanlah kombinasi yang tepat dari bumbu-bumbu, maka kamu akan membutuhkan pertolongan kedua! Prinsip yang sama dapat deterapkan di dalam hidupmu. Jika kamu penuhi kepalamu dengan bahan-bahan yang busuk, seperti kekerasan, kebencian, dll, maka kamu akan memasak hidupmu yang sama sekali tidak lezat.

Gunakanlah resep kesukaan-Ku: Penuhilah pikiranmu dengan kebenaran, keindahan, & kebaikan: tambahkan dengan cinta kasih-Ku & kemudian nikmatilah kehidupan terbaik yang pernah kamu rasakan. Tuhan
[Source: Mail]

Tuhan maha pengampun, pengasih dan penyanyang

Anak-Ku, Aku memperhatikan bahwa kadang kala ketika kamu merasa seperti telah bersalah, kamu mencoba untuk menghindari-Ku. Kamu lebih suka menjaga jarak, sebab kamu tak mau menghadpi kemarahan-Ku. Ada sesuatu hal yang Kuingin kamu mengerti. Tidak menjadi masalah seberapa parahnya kamu telah melakukan kesalahan. Mengampunimu merupkan bagian dari tugas-Ku, Aku adalah Allah yang pengampun – itulah Aku. Kamu adalah anak-Ku. Kasih & kemurahan-Ku selalu berada dalam jangkauanmu. Pada waktu kamu mengambil pilihan keliru & mendapat banyak kesulitan, Aku berdiri menunggu untuk mendengarmu minta pertolongan serta pengampunan-Ku. Oleh karena itu, ayolah…minta. Kamu akan mengerti.

Aku takkan meninggalkanmu. Pengampunmu, Tuhan Engkau adalah Allah yang Maha Pengampun. Pengasih dan Penyayang, tidak cepat marah, penuh kasih dan kemurahan. Engkau tidak membuang mereka (Nehemia 9:17)
[Source: Mail]

There is no impossible for God

Anak-Ku yang Terkasih, Apakah kamu sedang mengalami sesuatu sekarang ini, yang sepertinya mustahil? Semakin kamu kwatir & memikirkan tentang hal itu, semakin mustahil tampaknya. Sudahkah kamu melihtnya dari segala arah, memperhitungkannya dari segala sudut, mencoba segala hal yang mungkin secara manusiawi & masih tetap gagal? Bagus! Aku telah menunggumu sampai kamu kehabisan cara-cara penyelesaian manusia. Sekaranglah waktunya untuk beriman terhadap-Ku & kekuatan-Ku. Kinilah waktunya untuk mengingat bahwa Aku bersamamu tepat di tengah-tengah permasalahan ini. Dan jika Aku bersamamu, tiada hal mustahil!! Aku akan membawa kemungkinan-kemungkinan yang tak terbatas ke dalam keadaan-keadaan “mustahil” mu jika kamu mempercayai-Ku. Aku takkan mengecewakanmu. Aku janji.

Milikmu Yang Penuh Kuasa, Tuhan Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil (Lukas 1:37)
[Source: Mail]

Tuhanlah yang menguji hati

Anak-Ku Tercinta, Apakah kamu sadar bahwa kamu bisa menganggap bahwa dirimu yang benar, namun ternyata keliru? Atau mungkin kamu telah menyakinkan dirimu bahwa kamu telah bersikap manis terhadap seseorang untuk alasan yang benar, namun sebenarnya kamu hanya bersikap manis terhadap mereka untuk mencontoh pekerjaan rumah mereka. Apapun masalahnya, kamu bisa membohongi dirimu & membohongi orang lain, tetapi kamu tidak bisa membohongi-Ku. Aku dapat melihat langsung pada lubuk hatimu. Aku tahu ketika kamu sedang jujur & ketika kamu hanya berbohong kepada dirimu sendiri. jikalau kamu benar-benar mau membedakan hal yang benar dari yang salah, janganlah mempercayai dirimu. Percayalah kepada-Ku. Percayalah pada Alkitab-Ku. Aku takkan berdusta kepadamu.

Suara Hatimu, Tuhan Setiap jalan orang adalah lurus menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati (Amsal 21:2)
[Source: Mail]

I have a Dream

Stephen R. Covey menyebutkan salah satu kebiasaan yang efektif adalah memulai dengan akhir didalam pikiran. Artinya memulai dengan pengertian yang jelas mengenai tempat tujuan saudara. Ini berarti mengetahui kemana saudara akan pergi sehingga arah hidup saudara tidak tersesat. Dari pengertia Stephen R. Covey itulah dapat disimpulkan bahwa kehidupan diciptakan dua kali. Satu dialam pikiran atau mental dan yang kedua adalah dialam nyata. Bahkan alkitab sendiri mengatakan bahwa yang rohani selalu mendahului yang jasmani. Jadi sebenarnya segala sesuatu diciptakan dua kali. Untuk lebih jelasnya lihatlah bagaimana seorang arsitek membangun sebuah gedung yang besar. Ia selalu membuat rancangan terlebih dahulu (blueprint) setelah itu baru membuat maket dan merencanakan pembangunan sesungguhnya. Tanpa blueprint ia tidak akan pernah bisa membuat suatu bangunan.

Adalah sebuah kebodohan apabila seorang arsitek tidak memiliki blue print sebuah bangunan tetapi membeli semua bahan-bahan bangunan dan mengumpulkan tukang untuk membuat sebuah rumah. Hal yang sama dengan saudara jikalau merindukan hidupmu maksimal. Punyailah gambaran mental mau jadi apa saudara dikemudian hari (tanyalah kepada Tuhan) dan setelah itu berjuanglah untuk menggenapinya. Ingatlah selalu menuliskan dan menggali tujuan hidup adalah seperti seorang arsitek membuat blueprint bagi sebuah bangunan.
Budi Abdipatra